Masalah Seputar Kewanitaan

Problem pada organ vagina adalah penyebabnya paling banyak wanita datang ke dokter. Sering diketemukan kelainan berbentuk vaginitis, yakni sistem peradangan pada vagina.
Sejumlah 1/3 wanita juga akan alami tanda vaginitis dalam kehidupannya. Vaginitis bisa berlangsung pada semuanya umur, namun seringkali diketemukan pada umur reproduksi.Obat Herbal Keputihan

Vaginitis bisa dikarenakan oleh bakteri, jamur, virus serta parasit beda. Sebagian Penyakit Menyebar Seksual (PMS) bisa pula mengakibatkan vaginitis, demikian pula perihal dengan beberapa bahan kimia yang diketemukan pada sabun serta minyak wangi. Aspek lingkungan seperti hygiene yang jelek serta allergen juga punya pengaruh menyebabkan vaginitis
Yang dirasakan paling utama yang umumnya diketemukan yaitu keputihan. Tanda beda yang ikut mengikuti sering berbentuk rasa gatal, panas atau nyeri. Pada sebagian wanita beda mungkin saja tidak menyebabkan yang dirasakan sekalipun.

Keputihan
Keputihan atau Fluor Albus yaitu nama tanda yang didapatkan pada cairan yang di keluarkan dari alat genital yg tidak berbentuk darah. Keputihan adalah sekresi vaginal pada wanita
Angka peristiwa wanita yang alami keputihan beragam pada 1-15 persen serta nyaris semuanya aktif dengan seksual, namun bila adalah satu tanda penyakit bisa berlangsung pada semuanya usia.

Keputihan bisa datang dari :

Vulva.
Vagina.
Servik uteri.
Korpus uteri.
Tuba.

Keputihan beragam dalam soal :

Ketekunan (encer, kental)
Warna (jernimal, berbau)

Keputihan sering berbentuk normal, terlebih bila didapati pada umur reproduksi. Kelenjar-kelenjar serviks juga akan menghasilkan sekret yang jernih. Sekresi ini juga akan beralih jadi putih atau kekuningan apabila terkena oleh udara. Keadaan ini normal.

Jumlah cairan yang di produksi oleh kelenjar servik beragam sepanjang siklus menstruasi. Keadaan ini normal serta tergantung pada kandungan hormon estrogen dalam aliran badan. Pada keadaan normal, dinding vagina dapatlah keluarkan cairan jernih. Jumlahnya juga bergantung pada kandungan hormon pada badan.

Cairan vagina yang beralih warna, bau, kekentalan, jumlahnya yang bertambah atau menyusut dengan penting bisa tunjukkan ada aspek penyebabnya seperti infeksi.

Keadaan yang bisa tingkatkan jumlah cairan vagina normal :

Stress emosional
Ovulasi (produksi serta lepasnya sel telur dari ovarium pada pertengahan siklus menstruasi)
Kehamilan
Pada keadaan terangsang dengan seksual

Keputihan normal (fisiologis)

Cairan sekresi berwarna bening, tidak lengket serta encer.
Tidak keluarkan bau yang menyengat
Tanda ini adalah sistem normal sebelumnya atau setelah haid serta tanda masa subur pada wanita spesifik.

Pada bayi perempuan yang baru lahir, kurun waktu satu sampai sepuluh hari, dari vaginanya bisa keluar cairan karena dampak hormon yang dibuat oleh plasenta atau uri.

Gadis muda terkadang juga alami keputihan sebentar sebelumnya masa pubertas, umumnya tanda ini juga akan hilang dengan sendirinya.

Umumnya keputihan yang normal tidak dibarengi dengan rasa gatal. Keputihan dapat juga dihadapi oleh wanita yang sangat capek atau yang ketahanan badannya lemah. Beberapa besar cairan itu datang dari leher rahim, meskipun ada yang datang dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

Pada wanita hamil keputihan seringkali muncul, karna pada ssat wanita hamil, jadi kebal badannya alami penurunan.
Rangsang seksual pada wanita dewasa.

Cairan vagina abnormal bisa dikarenakan oleh :

Vaginitis atrofi (seringkali muncul pada wanita dimasa menopause atau menyusui yang mempunyai kandungan estrogen yang rendah. Keadaan ini bisa mengakibatkan keputihan serta iritasi dengan rasa panas serta gatal).

Bacterial Vaginosis (BV) – keputihan type ini mempunyai tanda-tanda warna abu-abu, tidaklah terlalu kental, cairan berbuih, keluarkan bau yang amis serta gatal yang mengganggu
Benda asing atau tampon yang tertinggal

Trichomonas vaginalis. Keputihan type ini mempunyai ciri warna kehijauan atau kuning, cairan berbuih serta bau amis. Tidak menyebabkan gatal. Waktu ditekan vagina juga akan merasa sakit. Keputihan type ini bisa disebarkan lewat hubungan seksual yg tidak sehat, peralatan kamar mandi atau kloset.

Infeksi jamur, Candida Albicans. Keputihan type ini mempunyai ciri warna putih seperti susu, cairan kental, bau tidak enak serta begitu gatal. Kadang-kadang bisa menyebabkan radang pada vagina hingga tampak kemerahan.

Keputihan karena virus. Keputihan type ini bisa disebabkan oleh virus HIV, Herpes atau Condyloma. Keputihan yang disebabkan oleh virus HPV bisa menyebabkan kanker mulut Rahim. Pada kelainan karena Herpes sering dibarengi sinyal tanda herpes seperti luka melepuh, sedang pada condyloma dibarengi dengan lesi berbentuk kutil-kutil yang tumbuh di vulva, vagina atau leher Rahim. Penyakit herpes atau condyloma yang muncul di dalam vagina sering tidak terdeteksi dengan awal karna tidak tampak.

Penyakit menyebar seksual yang lain, seperti Chlamydia, Gonorrhoeae
Kanker servik atau vagina
Benda asing atau tampon

Mencegah serta Perawatan Sendiri
Untuk menolong menghindar serta menangani keputihan :

Jagalah ruang genital tetaplah bersih serta kering
Janganlah memakai cairan pembersih yang disemprotkan dalam vagina. Sebagian wanita juga akan terasa lebih bersih bila memakai pembersih yang disemprotkan kedalam vagina, namun sesungguhnya cuma juga akan jadi memperburuk keputihan karna juga akan menyingkirkan bakteri yang membuat perlindungan vagina dari infeksi. Kebiasan ini akan menyebabkan infeksi pada uterus serta tuba falopii.

Mengkonsumsi yogurt atau suplemen yang memiliki kandungan lactobacillus acidophilus bila konsumsi antibiotik, untuk menghindar infeksi jamur.

Pakai kondom untuk menghindar terinfeksi atau penebaran STI
Jauhi pemakaian cairan pembersih vagina spray, minyak wangi atau bedak pada ruang genital.
Jauhi pemakaian baju dalam yang sangat ketat, yang bisa menyebabkan iritasi

Pakai baju dalam yang terbuat berbahan katun. Jauhi pemakaian baju dalam yang terbuat dari sutra atau nilon, karna bahan itu umumnya tidak menyerap keringat serta menghambat aliran udara. Keadaan ini dapat tingkatkan keringat di ruang genital, yang dapat menyebabkan iritasi.
Janganlah pakai pembalut tampon.Manjakani Kanza