Pagar adalah salah satu elemen rumah yang sering kita lihat atau kita gunakan. Biasanya pagar dipasang di rumah-rumah besar atau di rumah yang memiliki halaman. Selain untuk melindungi rumah dari berbagai gangguan, pemasangan pagar juga digunakan sebagai pembatas antara rumah dengan wilayah luar seperti jalan raya, jalan umum, atau bahkan halaman tetangga sebelah.

Dulu pagar dibuat dari kayu dengan desain sederhana, saat ini biasanya pagar dibuat dari bahan batu alam, atau teralis. Kedua bahan ini dipilih karena lebih kuat, dan juga memiliki desain pagar rumah minimalis yang cocok dengan suasana perkotaan. Namun, jika anda ingin menggunakan bahan lain, anda bisa mencoba pagar kayu. Selain memberikan kesan sederhana, pagar kayu juga tidak kalah awet jika anda bisa merawatnya. Dan berikut ini Tips Merawat Pagar Kayu Minimalis!

  1. Seperti yang kita ketahui, kayu sangat rentan terhadap serangan rayap. Untuk itu, sebelum membuat pagar, anda bisa menyemprotkan obat anti rayap pada permukaan kayu atau menyemprotkannya pada tanah. Selain itu, sebaiknya pilih kayu jati dan buat dengan model pagar rumah minimalis. Kayu jati dipilih karena terkenal awet dan anti rayap, sedangkan desain minimalis akan membuat pagar sesuai dengan desain rumah.
  2. Selain rayap, jamur juga menjadi musuh utama kayu. Anda bisa menggunakan minyak jati atau teak oil untuk mencegah jamur. Namun jika pagar sudah ditumbuhi jamur, anda bisa menggunakan cairan anti jamur. Caranya, bersihkan pagar dengan ampelas hingga jamurnya menghilang, kemudian oleskan cairan anti jamur dan tunggu sampai kering. Setelah itu, anda bisa mulai mengecat ulang pagar.
  3.  Kayu juga rentan terhadap perubahan cuaca sehingga warna cat mudah kusam. Untuk itu, anda harus mengecat ulang pagar minimal satu tahun sekali. Sebelum di cat, sebaiknya amplas permukaan pagar dan oleskan cairan anti rayap dan anti jamur sebelum kemudian di cat.

Nah itu dia beberapa tips merawat paar kayu agar lebih awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat bagi anda!